29 June 2015

Kurang Tidur: Risiko dan Cara Mengurangi Risiko Tersebut

          Hello, Readers! It’s been a long time since the last time I made a post.

     Post saya kali ini akan membicarakan mengenai gangguan kurang tidur. Seperti manusia pada umumnya, kita juga beraktifitas dan membutuhkan tidur untuk mengistirahatkan badan kita serta melepaskan rasa lelah akibat sudah beraktifitas seharian penuh. Apabila kita melihat pola hidup pada era modern ini, banyak kita jumpai orang-orang di sekitar kita yang mengalami gangguan kurang tidur. Gangguan kurang tidur ini bahkan dapat dialami oleh anak-anak yang umurnya relatif masih sangat muda, misalnya pada anak SD. Sedangkan pada orang dewasa atau mahasiswa, kurang tidur sudah menjadi hal yang biasa. Pada era globalisasi ini, kita dipaksa agar mampu bersaing baik di dalam maupun luar negeri. Banyaknya tuntutan yang harus dipenuhi membuat kita bekerja dan belajar luar biasa keras agar mampu bertahan. Akibatnya, kita mengurangi waktu tidur kita dan terpaksa begadang agar mampu bekerja secara maksimal dan sebagian besar dari kita, baik sadar ataupun tidak sadar, telah mengalami gangguan kurang tidur.
       Kurang tidur adalah sebuah kondisi di mana seorang manusia hanya tidur selama 6 jam atau kurang. Padahal, rata-rata manusia tidur selama 8 jam setiap harinya. Manusia memiliki 3 tahap jam hidup, yaitu 8 jam bekerja normal, 8 jam bekerja ringan, dan 8 jam istirahat total (Uniqpost, 2011). Kebutuhan tidur manusia tidak dapat digantikan. Meskipun Anda mengonsumsi vitamin atau sejenisnya agar tetap dapat merasa sehat, tidur memiliki efek tersendiri pada tubuh manusia.
     Berdasarkan penelitan yang diadakan oleh Rosen, dkk. (2006) serta Simpson dan Dinges (2007), kurang tidur dapat dihubungkan dengan efek yang memengaruhi kesehatan fisik dan emosional seseorang, seperti depresi, obesitas, kelelahan, diabetes mellitus, darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan bahkan kematian (dalam Chiang, dkk., 2013). Hal ini dikarenakan substansi kimia yang berhubungan dengan imun di dalam plasma darah kita berbeda pada saat kita bangun dan tidur. Apabila terjadi perubahan pada pola tidur kita, maka imun kita akan ikut mengalami perubahan sehingga akan memberi efek pada fungsi perilaku dan fisiologis kita.
     Selain itu, kurang tidur juga memiliki efek pada performa kerja kita. Performa kerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang. Performa kerja kita juga memiliki hubungan pada kekurangan tidur yang kita alami. Hal ini dikarenakan kurang tidur menyebabkan kita merasa mengantuk dan kelelahan pada saat bekerja. Akibatnya, pekerjaan yang seharusnya dapat kita kerjakan tepat waktu dapat menjadi terbengkalai dan selesai setelah deadline atau tenggat waktunya lewat.
        Kurang tidur pada orang yang sudah bekerja dapat diakibatkan oleh shift kerja dan jam kerja. Apabila seseorang bekerja pada shift malam atau memiliki jam kerja yang panjang, maka jam tidur orang tersebut otomatis akan berkurang dan menyebabkan timbulnya rasa lelah dan sulit berkonsentrasi pada pekerjaan. Pada sebuah studi, ditemukan sebuah fakta bahwa para pegawai yang tidak mendapat waktu cukup untuk tidur dan merasakan kantuk pada saat jam kerja memiliki persentase yang lebih tinggi untuk mengalami kecelakaan di tempat kerja (Rosekind, dkk. dalam Chiang, dkk., 2013).
       Pada siswa-siswi dan mahasiswa, kurang tidur dapat disebabkan oleh banyaknya tugas yang menumpuk dan materi belajar yang harus dipelajari. Kurang tidur dapat memberikan efek yang cukup mengganggu pada kaum pelajar. Pada saat seseorang sedang belajar, hal yang diperlukan adalah konsentrasi tinggi. Namun, apabila orang tersebut sebelumnya mengalami gangguan kurang tidur, hal ini dapat menyebabkan sulitnya berkonsentrasi pada hal yang seharusnya dikerjakan atau dipelajari. Pada tahun 2006, Curcio, Ferrara, dan Gennaro mengadakan sebuah studi yang mempelajari tentang hubungan antara gangguan kurang tidur dan performa akademis siswa. Mereka menemukan bahwa kurang tidur memberikan efek negatif pada kinerja akademik mahasiswa; mahasiswa yang mengalami kurang tidur memiliki kinerja yang buruk pada kemampuan belajar mereka, seperti atensi, memori, dan tugas memecahkan masalah (Chiang, dkk., 2013).
      Selain studi di atas, ada juga penelitian yang memiliki fokus pada efek kurang tidur pada IPK mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode self-report dalam bentuk kuesioner untuk mengumpulkan data mengenai lama tidur dan nilai IPK para partisipan. Penelitian Kelly, dkk. pada tahun 2001 (dalam Chiang dkk., 2013) menemukan bahwa mahasiswa yang tidur selama 6 jam atau kurang setiap harinya mendapatkan nilai IP yang lebih rendah sebesar 0,5 poin dibandingkan mahasiswa yang tidur lebih dari 9 jam setiap harinya.
     Berdasarkan penjelasan di atas mengenai gangguan kurang tidur dan beberapa efeknya pada tubuh, sebenarnya dampak atau pengaruh langsung dari kurang tidur itu seperti apa ya? Bagi Anda yang pernah mengalami gangguan kurang tidur, dampak ini dapat segera Anda rasakan ketika Anda beraktifitas kembali. Berikut ini adalah beberapa dampak langsung dari begadang atau kurang tidur:

1. Muka pucat dan lingkaran hitam di bawah mata.
   Muka pucat dan lingkaran hitam di bawah mata dapat menyebabkan Anda terlihat tidak segar dan dapat mempercepat timbulnya kerutan di sekitar mata. Akibatnya, tanda-tanda penuaan pada wajah Anda akan lebih cepat muncul apabila Anda kurang tidur secara terus-menerus.
 2. Pusing dan susah konsentrasi.
    Hal ini disebabkan oleh penggunaan otak yang terus bekerja tanpa ada jeda waktu untuk beristirahat saat Anda sedang begadang untuk menyelesaikan pekerjaan Anda.
 3. Daya tahan menurun.
   Daya tahan menurun disebakan oleh substansi kimia yang berhubungan dengan imun Anda mengalami perubahan pada jadwal produksi, sehingga Anda menjadi rentan terserang penyakit.
 4. Pola makan tidak teratur.
   Pola makan yang tidak teratur merupakan salah satu efek samping dari kurang tidur. Pada saat Anda kurang tidur, Anda akan memakan sesuatu saat bekerja, sehingga ketika jadwal makan Anda yang sebenarnya datang, Anda tidak mampu makan lagi atau menunda rutinitas makan Anda.
 5. Mudah mengantuk.
   Hal ini disebabkan oleh kurangnya waktu untuk tidur dan mengistirahatkan badan Anda. Akibatnya, Anda menjadi mudah mengantuk saat beraktifitas di siang hari.
 6. Stress dan depresi.
    Kurang tidur dapat menyebabkan pikiran Anda menjadi tidak tenang, mudah gelisah, dan merasakan emosi yang berlebih. Hal ini dapat menyebabkan Anda menjadi seseorang yang mudah marah, mudah sedih, gelisah, dan merasakan lelah yang berlebih.
        

       Lalu, bagaimana cara mengurangi risiko dari gangguan kurang tidur?
   
   Berdasarkan sebuah artikel yang dipublikasikan oleh Universitas Ciputra (2015), beberapa hal di bawah ini dapat membantu Anda mengurangi risiko yang Anda terima akibat gangguan kurang tidur tersebut.

1. Perbanyak minum air putih.
2. Hindari makanan berminyak dan cepat saji.
3. Konsumsi vitamin dan biji nabati.
4. Olahraga sore.
5. Mandi air hangat di pagi hari.

      Berdasarkan berbagai informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa kurang tidur adalah sebuah kondisi dimana seorang manusia hanya tidur 6 jam atau kurang. Kurang tidur dapat disebabkan oleh shift kerja dan durasi jam kerja pada orang dewasa yang sudah bekerja, serta banyaknya tugas yang menumpuk dan banyaknya materi belajar pada kaum pelajar. Beberapa dampak langsung yang Anda rasakan apabila Anda mengalami gangguan kurang tidur adalah muka pucat dan lingkaran hitam di bawah mata, pusing dan susah konsentrasi, daya tahan menurun, pola makan tidak teratur, mudah mengantuk, serta stress dan depresi. Untuk mengurangi risiko dari gangguan kurang tidur, Anda dapat memperbanyak konsumsi air putih Anda, menghindari makanan berminyak dan cepat saji, mengkonsumsi vitamin, melakukan olahraga pada sore hari, dan mandi air hangat di pagi hari.
       
        Sekian post kali ini, semoga informasi kali ini bermanfaat bagi Anda.
 

Sincerely,


P.A.Rahmaniaji

Referensi
Chiang, Yu-Chih, Arendt, S.W., Zheng, T., & Hanisch, K.A. (2013). The effects of sleep on academic performance and job performance. College Student Journal, 1(1):72-87.
Dampak-dampak yang terjadi akibat begadang (2011, 4 April). Uniqpost [on-line]. Diakses pada tanggal 29 Juni 2015 dari http://uniqpost.com/18122/dampak-dampak-yang-terjadi-akibat-begadang/.
15 bahaya begadang dan 5 tips mengurangi resikonya (2015, 12 Februari). Universitas Ciputra [on-line]. Diakses pada tanggal 29 Juni 2015 dari http://www.ciputra-uceo.net/blog/2015/2/12/15-bahaya-begadang-dan-5-tips-mengurangi-resikonya.

17 August 2013

How To Keep Your Man or Girl (2)

     Ga nyangka ya terakhir kali nulis di blog ini tanggal 29 Juni. Maaf sekali saya sibuk (sekolah + liburan) jadi belom sempet nulis apa-apa lagi hehe. Oh iya mohon maaf lahir batin buat kalian, readers. Masih berasa suasana lebarannya nih, padahal udah lama… Suasana lebaran? Boong deng. Sekarang lagi 17 Agustus, hari kemerdekaan Indonesia. Jadi untuk para warga negara Indonesia, selamat merayakan hari kemerdekaan negara kita ~

     Jadi,di post yang ke-9 ini, gue mau bikin part kedua buat lanjutan post sebelumnya (post 8). Iya, masih seputar cinta-cintaan dan masih berbagi tips buat yang hubungan percintaannya pengen awet.

     Ini ada beberapa cara lanjutan post yang kemarin :
- Compliment him/her
- Don't ignore him/her
- Return his/her calls & texts
- Protect and respect him/her

Oke, sekarang alasannya :

- Compliment him/her
    Maksudnya adalah lo sebaiknya memuji dia atas tindakan dia yang menurut lo baik. Kenapa harus memuji? Karena mayoritas orang suka dipuji. Tips ini cuma saran lho, ngga harus dilakuin juga. Tapi buat cowok, hati-hati kalo misalnya kata-kataan sama cewek, meskipun bercanda, tapi terkadang dimasukkin ke hati. Jadi pada intinya, saran dari gue ; lo rajin-rajin muji pacar biar dianya seneng ~

- Don't ignore him/her
    Maksudnya adalah lo jangan terlalu sering kelewat cuek sama pacar lo. Mayoritas kaum lelaki suka kelewat cuek sama pacar (menurut pengakuan mayoritas cewek). Gampangnya gini, kalo misalnya lo ngacangin atau kelewat cuek sama pacar lo, kemungkinan pacar lo akan mikir yang negatif tentang lo. Meskipun udah percaya, tapi terkadang pikiran negatif itu suka muncul. Ini berlaku buat cewek cowok lho. Jadi, jangan terlalu cuek ya sama pacar kalian.

- Return his/her calls & texts
    Maksudnya kurang lebih sama kaya yang di atas. Kalo misalnya pada dasarnya kalian adalah orang cuek, setidaknya tolong dibales kalo misalnya pacar nelfon/sms. Kalo ngga dibales, mayoritas pasangan kalian akan mikir negatif tentang kalian. Tapi buat cewek-cewek, kalo cowok kalian balesnya lama, tolong dimaklumi ya, karena mayoritas cowok itu jarang megang alat komunikasi, beda sama cewek yang selalu megang alat komunikasi. Intinya sih, jangan dikacangin + bales sms/telfon dari pacar kalian ya, karena itu akan mengurangi pikiran negatif.

- Protect and respect him/her
  
    > Protect
       Ini pasti ngerti lah ya… Cuma mau nambahin aja sih, mayoritas orang itu ga suka di over-protective-in sama pacarnya. Jadi boleh kok kalian ngejaga, tapi tau kadarnya juga. Jangan terlalu lebay dan terlalu cuek. Contoh yang sering gue denger dari curhaters sih biasanya (1) temen sepermainan mereka jadi susah kalo misalnya mau main bareng karena ga dibolehin sama pacarnya, (2) apa-apa harus izin dan kalo ga diizinin tapi ngotot pergi pacarnya ngambek, dan yang tersering gue denger adalah (3) Tiap detik menit jam mesti ngabarin atau pasti di sms/telfon sama pacarnya buat mastiin pacarnya baik-baik aja. Emang bener sih ngejagain, tapi kembali lagi ke pribadi masing-masing, ada yang suka kalo di over-protective-in dan ada yang ngga suka. Kalo yang suka sih gue rasa ga ada masalah kalo di over-in, tapi kalo yang ngga suka? Kan kasian.
      
   > Respect
       Untuk masalah respect, gue yakin readers juga ngerti. Saling respect itu penting lho buat ngejaga hubungan kalian tetap awet. Meskipun udah pacaran, pacar kalian itu punya privasi juga lho yang mereka ingin tetap jaga supaya kalian ngga tau. Mayoritas orang juga ga suka kalo privasinya diganggu, jadi tetap hargai privasi pacar kalian ya ~

     Okay sekian aja post ke-9 dari gue, ini lanjutan dari post yang ke-8. Post lanjutan dari How To Keep Your Man and Girl Part 1. Ngga tau deh mau dibikin lanjutannya atau ngga, liat dari jumlah readers aja la ~ Terimakasih buat kalian yang baca post ini sampai selesai, terimakasih juga buat yang baca post-post sebelumnya, semoga Tuhan memberkati kita semua ~ Semoga yang pacaran langgeng sama pacarnya, yang jomblo bisa menemukan pasangannya.

     Sincerely,



P.A.Rahmaniaji

30 June 2013

How To Keep Your Man or Girl (1)

     Ternyata lama juga gue ngga bikin post di blog ini. Maaf banget yak, lagi sibuk sih, hehe. Alasan lainnya sih bingung mau nulis apa setelah sekian lama ngga bikin post. Oke, jadi di post yang ke-8 ini, gue mau bahas tentang beberapa cara untuk menjaga hubungan kalian tetep awet. Jadi, post yang ini diperuntukkan orang-orang yang udah punya pacar ya, buat jomblo-jomblo yang baca, makasih ya udah baca, buat persiapan kalian aja kalo nanti punya pacar. Tenang aja, saat bikin post ini gue juga jomblo ko.

     Oke, jadi di bawah ini adalah beberapa cara untuk menjaga pacar kalian :

         - Give him/her his space
     - Communicate and trust him/her
     - Love him/her
     - Don't cheat
     - Don't ask for too much

     Segini dulu ya, sekarang gue kasih tau alasan-alasannya, mulai dari yang pertama :

     - Give him/her his space
        Maksudnya adalah kasih dia kebebasan. Jangan terlalu dikekang. Percaya sama gue, punya pacar yang suka ngatur-ngatur, ngga bolehin ini-itu, apa-apa harus izin, alias posesif dan over-protective itu ngga enak banget. Tapi tergantung kepribadian kita masing-masing sih ya; ada yang suka, ada yang ga suka. Tapi gue mewakili suara mayoritas yang bilang bahwa punya pacar yang posesif dan over-protetive itu ngga enak.

     - Communicate and trust him/her
       Maksudnya adalah lo harus terus komunikasi dan percaya sama dia. Jangan teralu cuek dan terlalu berprasangka buruk sama dia. Kasian dianya kalo lo negative thinking – in mulu. Kalo lo tetep komunikasi sama dia, kemungkinan lo berprasangka buruk dia mudah-mudahan berkurang kadarnya.

     - Love him/her
        Kalo yang ini, lo pada pasti ngerti deh. Intinya adalah kalo  lo mau pertahanin pacar lo, lo harus tetep sayang dan cinta sama dia. Jangan kaya habis manis sepah dibuang. Baru-baru pacaran kan biasanya lagi “panas-panasnya”, pas lama juga harus tetep “panas”, jangan dicuekin gitu aja.

      - Don’t cheat
        Jangan selingkuh. Meskipun lelaki adalah makhluk yang tidak monogami alias poligami, tapi kalo kaum adam selingkuh itu menyakitkan bagi kaum hawa lho. Kaum hawa juga jangan selingkuh, karena kaum adam juga bisa terluka hatinya.

      - Don’t ask for too much
        Jangan meminta terlalu banyak. Jangan meminta lebih. Cukup syukuri aja apa yang kalian punya. Jangan banding-bandingin pacar kalian dengan mantan atau orang lain ya, karena mayoritas orang ngga suka dibanding-bandingin.

      Okay, ini bagian pertama dari How To Keep Your Man or Girl. Bagian kedua bakal gue bikin nanti-nanti aja kalo yang baca post ini banyak, hehe. Semoga post gue kali ini berguna buat kalian yaa. Semoga yang punya pacar awet sama pacarnya, kalo udah siap langsung naik ke jenjang yang lebih tinggi. Buat yang jomblo, tenang aja, gue doain juga. Jomblo yang mau dapet pacar semoga dilancarkan jalannya, buat jomblo yang betah menjomblo hidupnya dipenuhi kebahagiaan yang didapat dari keluarga, teman, sahabat, kawan, gebetan, dan lain-lain.

     Makasih buat yang udah baca post gue ini, bacca post-post gue yang sebelumnya juga yaa, hehehe. Kalo ada kritik dan saran , gue terbuka kok, buat yang mau curhat juga silakan, bisa comment di bawah yaa ~

Sincerely,



P.A.Rahmaniaji

18 April 2013

Let Go


     Hello, readers. Di post yang ketujuh ini gue akan membahas tentang salah satu  bagian yang muncul dalam love life kita, Let Go.
     Let go itu menurut gue berarti merelakan seseorang yang kita sayangi. Kapan kita tau kalo kita harus merelakan seseorang?

If loving someone becomes painful, then it’s time to let go

     Selain karena alasan di atas, ada alasan lain.

You’ll never find the right person if you don’t let go off the wrong one

     Alasan di atas akan terjadi kalo misalnya kita menyayangi orang yang salah, orang yang ngga tepat buat kita. Kalian ga bakal nemuin orang yang tepat kalo kalian ngga mau merelakan orang yang salah.

     Orang yang salah ini bisa disebut orang yang membawa akibat negatif untuk kita. Contohnya kalo misalnya orang yang kita sayangi itu membuat kita menyayangi mereka dengan cara yang salah. Cara yang salah ini misalnya kalo orang yang kita sayangi mampu membuat kita memenuhi segala keinginan mereka. Kenapa mereka bisa berbuat gitu kepada kita? Karena kita tidak ingin mereka (orang yang kita sayangi) marah karena keinginan mereka ngga dipenuhi oleh kita.

     Kalo udah begini, menurut gue udah ga sehat banget. Jujur aja, terkadang cinta bisa membutakan akal sehat kita, jadi ada baiknya kita mencoba merelakan mereka. Menurut gue, merelakan mereka itu pilihan terbaik, karena orang itu mungkin saja akan membuat kita nekat melakukan apa saja demi memenuhi keinginan orang tersebut.

     Menurut curhatan temen-temen gue dan gue sendiri, untuk merelakan seseorang yang kita sayangi, memang ngga gampang. Ngga ada yang gampang pada awalnya, kalian butuh tekad yang kuat untuk  bisa merelakan seseorang. Kalo tekad kalian ngga kuat, bakal susah banget untuk merelakan orang yang kita sayangi.

No matter how hard it seems, sometimes you just have to let go, it’s for the best

     Kita juga harus inget :

Letting go is never easy, but then again, it’s not supposed to be.
Take it day by day and eventually the feeling will pass and you’ll be fine

     Ada yang merasa kalo merelakan seseorang yang kita sayangi sama dengan berhenti menyayangi mereka? Menurut gue,

To let go doesn’t mean you’ve stop loving
It only means that you allow them to find their own happiness
without expecting them to come back

     Readers, usahakan kalian punya sahabat yang bisa kalian jadikan teman berbagi cerita ya. Inget ngga sama omongan gue di atas soal orang yang salah? Temen-temen kalian bisa menyadarkan kalian kalo kalian udah kelewat batas dalam menyayangi seseorang. Salah satu contoh kelewat batas itu kalo kalian sampai merubah diri kalian sendiri demi orang yang kalian sayangi. Sebagai teman yang baik, teman kalian akan memberi saran untuk kaian dan juga membantu kalian untuk sadar bahwa kalian udah kelewat batas. Mayoritas orang tidak sadar bahwa mereka sudah berubah terlalu banyak untuk orang yang mereka sayangi hingga sahabat atau teman dekat mereka mereka memberi tahu dan menyadarkan mereka.

     Jadi untuk kalian yang baca post ini, semoga kalian bisa mendapat pelajarannya ya! Untuk kalian yang sedang jatuh cinta dan lagi dalam keadaan menyayangi orang lain, usahakan supaya tidak kelawat batas ya. Kalo udah kelewat batas, usahain supaya bisa merelakan mereka demi kebaikan bersama ya :)

     Sekian post dari gue. Makasih yang udah membaca post ini dan post sebelumnya :)

     Sincerely,
    
     P.A.Rahmaniaji

09 March 2013

Masalah? Problem?


     Hello again readers. Di post ke enam ini, gue akan membahas tentang salah satu elemen kehidupan yang menurut gue lumayan berpengaruh, yaitu masalah. Gue akhir-akhir ini hidupnya sedang diuji coba sama Tuhan. Banyak masalah yang datang silih berganti. Namanya juga hidup.

     Terkadang kita hidup di dunia dan menyadari bahwa di chapter hidup kita sebelumnya, kita ngalamin yang namanya hari terburuk atau hari tersial. Masih ingat rasanya ketika kita mengalami kejadian di hari buruk itu? Pasti kita rasanya kesel banget dan merasa bahwa kita adalah orang tersial di dunia.

     Rasa kesal itu tumbuh dari satu hal, yaitu masalah. Bener ga?

     Yang namanya masalah itu emang bakal selalu ada. Kalo lo pada mau terhindar dari masalah, gue ga ada solusi. Karena yang namanya hidup itu emang selalu penuh masalah, bahkan setelah lo meninggal pun, tetep akan ada masalah yang menanti lo. Masalah itu emang diciptakan buat menghiasi hari-hari kita kok. Kalo hidup lo datar-datar aja, ga ada masalah atau konflik, ga seru kan?

     Masalah itu bisa datang dengan berbagai bentuk. Dan berhubung gue masih remaja, jadi menurut gue masalah yang dialami mayoritas remaja itu pada umumnya pacar, temen, cewek/cowok, jatuh cinta, pacaran, tanggung jawab, drama-drama kehidupan, sakit hati, gagal, stress, sama kebahagiaan.

     Namanya juga remaja, masih labil-labilnya. Satu masalah yang mereka alami, misalnya tentang pacar, itu bakal bikin mereka kepikiran sampai berhari-hari. Biasanya kalo udah kepikiran, para remaja jadi mudah terbawa oleh suasana dan akhirnya berujung galau-galauan di media sosial. Dan lucunya, mereka bakal sindir-sindiran tweet atau nge stalk pacar mereka sendiri.

     Menurut gue, ada beberapa remaja yang menganggap serius masalah yang mereka hadapi. Gue termasuk salah satu dari kaum remaja yang seperti itu, tapi khusus masalah tertentu aja sih. Oke balik lagi, remaja yang mempunyai tipe seperti ini, cenderung susah tidur pada malam hari hanya karena mikir tentang masalah yang mereka hadapi.

     Padahal sebenernya,

Parents, problems, friends, boys/girls, love, crush, dating, responsibility, drama, heartache, failures, stress, happiness, its called life
   
     Jadi untuk remaja-remaja yang membaca post gue kali ini, khususnya untuk remaja yang seringkali kepikiran tentang suatu masalah sampai berhari-hari, yang namanya masalah tentang apa aja itu normal terjadi kok. Dan masalah-masalah itu adalah elemen yang membuat hidup kita lebih berwarna. Dibawa seneng aja hidup kita, jangan terlalu dipikirin  masalah-masalah itu, kecuali untuk masalah yang bener-bener serius. Di sepanjang hidup kita nanti, masalah-masalah seperti di atas emang akan selalu muncul. Boleh sih mikirin suatu masalah, asal jangan terlalu terbawa sama masalah itu sendiri, mungkin aja kita lupa sama masalah yang lain.

     Kesimpulan untuk post kali ini adalah :

Nobody has a perfect life. Everybody has their own problems.
Some people just know how to deal with it in a perfect way

     Sekian post gue kali ini. Kalo ada kritik dan saran gue selalu terbuka kok, cukup tulis comment aja di bawah. Semoga post ini memberi banyak manfaat bagi kalian yang membaca ~

Sincerely,

P.A.Rahmaniaji

16 February 2013

Be Yourself !


     Hello again, readers. Lama ga nulis nih, hehe. Tergoda untuk nulis lagi, apalagi udah lama ga bikin tulisan hasil karya dan pemikiran sendiri. Oke deh, langsung aja ya daripada basa-basi.

     Post gue kali ini akan membahas tentang diri kita sendiri. Kenapa? Karena gue rasa zaman sekarang para remaja yang sedang mencari identitas diri mulai tersesat dan mengikuti bisikan dari kanan-kiri yang berkata, “Lo harusnya kaya gini”.

     Pasti pernah terlintas di pikiran kita kalo kita pengen jadi orang lain. Contohnya ketika kita melihat orang kaya dan kita dalam keadaan kurang beruntung kita akan berpikir, “Ah, enak banget jadi dia, gue pengen kaya dia”.  Atau ketika kita lagi belajar dan ada teman kita yang lebih pintar kita akan berpikir “Giling, pinter juga dia, gue aja ngeliat ini soal udah puspita bangsa-bangsa” (baca : Gila, pinter juga dia, gue aja ngeliat ini soal udah pusing banget banget).
      
     Nah kalo udah begini, kita pasti pengen jadi orang tersebut. Untuk remaja yang sedang mencari jati diri, contohnya ketika para remaja mempunyai orang yang mereka idolakan . Secara tidak sadar, remaja akan meniru kebiasaan orang yang mereka idolakan. Kalo idola salah satu remaja biasanya pake baju warna biru, maka remaja tersebut akan memakai baju biru sesuai seperti sang idola. Contoh lainnya juga bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari dan di sekitar lingkungan kita kok.

     Biasanya kalo ada orang yang menjelek-jelekkan kita, maka rasanya kita pengen merubah identitas kita kan? Biasanya kita akan menjadi minder dan malas bersosialisasi dengan orang sekeliling kita karena takut merasa disalahkan atau dijelek-jelekkan lagi.  Untuk yang mendapat masalah seperti ini, ngga perlu merubah identitas kok, coba perbaiki diri kita tanpa merubah karakter diri kita yangsesungguhnya.

Don’t change so people will like you.
Be yourself and the right people will love the real you

     Kita ga perlu takut ketika kita di benci atau dijelek-jelekkan oleh seseorang, hal seperti itu wajar dan akan terus terjadi selama kita hidup. Karena semakin tingginya derajat / pandangan orang terhadap kita, maka akan semakin banyak orang yang akan tidak menyukai kita. Kenapa begitu? Karena orang-orang tersebut ingin menjadi seperti kita.

Someone will always be prettier. Someone will always be smarter. Someone will always be younger. But they will never be you
      Quote di atas juga menunjukkan bahwa ada orang yang posisinya berada di atas kita. Ada pula orang yang mengalami nasib yang lebih baik atau lebih beruntung daripada kita. Namun, meskipun orang tersebut lebih beruntung daripada kita, tapi mereka tidak akan pernah menjadi kita. Sama halnya seperti sidik jari, setiap orang mungkin mempunyai pengalaman yang serupa seperti milik kita, namun serupa tapi tidak sama.

Kesimpulannya adalah :

Instead of wishing you were someone else, be proud of who you are. You never know who has been looking at you, wishing they were you.

     Daripada kita berharap menjadi orang lain, bangga aja atas diri lo sendiri. Lo ga bakal tau siapa yang udah lama melihat lo, dan berharap bahwa mereka adalah lo. Jangan selalu melihat kedudukan orang yang berada di atas kita dan berharap bahwa kita ada di posisi mereka, ada baiknya kita tengok kedudukan orang yang ada di bawah kita dan lihat betapa mereka mengiginkan kalo mereka lah yang ada di posisi lo.

     Sekian post ke 5 dari gue, semoga post ke 5 dari gue bisa bermanfaat dan bisa menjadi motivasi kalian untuk menjadi diri kalian sediri. Be yourself !

Sincerely,

P.A.Rahmaniaji